Kebiasaan Remaja Galau


Kamu galau? habis putus sama pacar ya? atau kamu lagi ngarepin gebetan? atau baru diajak curhat sama gebetan? Yang jelas, hampir semua remaja jaman sekarang galau karena itu. Remaja yang galau itu biasanya dia tampak murung. Seharian mikirin mantan ataupun gebetan.


1. Apasih kegiatan orang yang lagi galau itu?

Orang galau itu biasanya suka keramas. Keramasnya juga nggak nanggung-nanggung, setiap keramas 1 galon shampo. Terus habis itu nyalain TV, ganti channel, terus ganti channel lagi. Karena apa? karena nggak ada acara yang pas menurutnya. Bahkan 'Opera Van Java' pun dia cuekin. Mungkin orang galau itu suka nonton acara yang pas dengan suasananya, misal acara yang bisa bikin dia merenung, inget mantan dan yang membuat dia merasa diperhatikan. Antara lain sinetron, FTV, dan acara musik yang isinya lagu-lagu menyedihkan. Hal ini menghasilkan teori baru bahwa :

"Besar pertambahan remaja galau berbanding lurus dengan pertambahan rating suatu sinetron"

Kalau memang begitu, adakah hubungan terselubung antara produser sinetron dengan pertambahan kegalauan remaja yang cukup signifikan saat ini?

2. Orang galau kalau di sosial media ngapain aja ya? 

Selain di dunia nyata, dunia maya pun tak luput menjadi korban kegalauan pelaku. Misal di Facebook, Twitter, Soundcloud dan lain sebagainya. Mengapa mereka begitu? ya karena mereka udah menganggap bahwa dengan menulis dan berbagi kepada orang lain,  rasa setres mereka akan berkurang. Di sosial media, kita berinteraksi dengan banyak orang lain, jadi galau di sosmed itu besar kemungkinan cuman karena pengen diperhatiin oleh orang lain.

Di Facebook, suka bikin status galau. Status galau yang identik dengan kesedihan, menyesal, marah, putus asa dan lain sebagainya.

Misalnya seperti ini :


Coba kita telaah kembali status di atas. Jadi pemilik akun ini sedang mengungkapkan kegalauannya. Galau karena gebetan yang nggak pernah peduli sama dia. Mungkin contohnya, dia pas mau tidur, gebetan gak ngucapin. Dia kelaperan, gebetan nggak pernah nanyain. Dia mau boker, gebetan juga nggak mau tahu. Kalau yang terakhir itu gue pun juga nggak mau tahu. Namun, dibalik keganasan gebetan yang nggak pernah peduli itu, si pemilik akun mencoba menyeimbangkan besar kesabarannya dengan besar kecuekkan gebetan. Hal ini membuat gue berpikir bahwa dia akan mencoba bunuh diri besok, dan menguji kembali kepedulian gebetan. Kalau ternyata masih nggak peduli, saran gue cuma satu,  Langsung bunuh diri aja. Nanggung...udah beli silet mahal juga.

Selain bikin status, orang galau itu juga sering nge-Like status orang lain. Jadi kalau misal dia nemuin status galau, dia kasih 'Like' status itu. Nemuin lagi status galau, dia kasih 'Like' lagi, begitu terus sampai kiamat. Sampai dia menyadari sendiri bahwa status yang dia kasih 'Like'' tadi itu adalah statusnya sendiri. Pffttt....

Di twitter, mereka yang galau suka ngretweet twit orang lain yang mereka anggap ' Twit ini gue banget'. Terus ngetwit galau juga di TL. Frekuensi ngetwitnya juga banyak banget, semenit mungkin 60 twit. Jadi 1 detik menghasilkan 1 twit galau. ckckckck.

Dan nggak menutup kemungkinan orang yang galau itu juga masih suka stalking twitter gebetan ataupun mantannya. Kalau hal ini lo biasakan sewaktu galau, teruss... kapan MOVE ON nya???

Artikel ini nggak bermaksud buat mojokin kalian yang suka galau. Karena menurut gue, galau itu adalah hak asasi manusia. Orang bebas untuk mengungapkan isi hatinya. Termasuk kesedihan dan sakit hati yang diderita.

Karena galau, orang akan lebih berekspresi. Melatih ketrampilan dalam menulis walaupun semua itu hanya berupa status ataupun twit semata. Tak usah malu karena galau, karena percayalah, galau itu bisa dinikmati oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun. Asalkan mereka waktu itu lagi galau juga. hehehehe

Comments

Popular posts from this blog

Fungsi,Syarat,Bahan Utama,dan Bentuk Komponen Rangka Sepeda Motor [Otomotif]

Keseimbangan Cinta

Jenderal Kagami yang Berekor Nakal